Minggu, 09 Juni 2013

Tujuh Tahun Menjadi Miliader


MENCARI INVESTOR BIDANG BUDIDAYA GAHARU

ANALISA BUDIDAYA GAHARU:

          Analisa biaya dan keuntungan dari budidaya pohon penghasil gaharu, pada luasan tanah 2.000 m2 (140 ubin), jangka waktu 10 tahun. Dengan jarak tanam 3 X 4 luas tanah 2.000 m2 (asumsi 50 m X 40m) cukup ideal ditanami gaharu sebanyak 180 batang. Berikut ini adalah perincian biaya dan keuntungan dari budidaya pohon penghasil gaharu:

1. Biaya 
Biaya sendiri kita bedakan menjadi 3 yaitu: biaya tahap 1 (pengadaan bibit,penanaman dan perawatan di tahun pertama), biaya tahap 2 (perawatan tanaman pada tahun ke-2 sampai tahun ke-5), dan biaya tahap 3 (inokulasi dan perawatan pasca inokulasi tahun ke-6 sampai tahun ke-7).

a. Biaya tahap 1: 
- pembelian bibit 180btng @ Rp.25.000 = Rp. 4.500.000
- pupuk kandang 500kg @ Rp.250 = Rp. 125.000
- pestisida (furadan,stiko,dll = Rp. 150.000
- tenaga penanaman = Rp. 50.000
- tenaga perawatan = Rp. 300.000
JUMLAH = Rp. 5.125.000

b. Biaya tahap 2:
- pupuk kandang = Rp. 750.000
- pupuk pabrik = Rp. 1.000.000
- pestisida = Rp. 900.000
- tenaga perawatan = Rp. 1.800.000
JUMLAH = Rp. 4.450.000

c. Biaya tahap 3: 
- pembelian fusarium sp 180 botol @Rp.100.000= Rp. 18.000.000
- tenaga inokulan = Rp. 36.000.000
- tenaga perawatan = Rp. 1.000.000
- tenaga panen = Rp. 10.000.000
JUMLAH = Rp. 65.000.000

Jumlah a+b+c = Rp. 74.575.000

2. Penerimaan 
Dengan asumsi bahwa tingkat keberhasilan inokulasi adalah 75% saja, dari 180 batang tanaman cuma menghasilkan 135 batang pohon saja yang bisa dipanen. Satu batang pohon gaharu dengan masa inokulasi 1 tahun menghasilkan rata-rata 2 kg gubal, 10 kg kemedangan, dan 20 kg abu. Sehingga total yang dihasilkan dari 135 batang adalah 270 kg gubal, 1.350 kg kemedangan, dan 2.700 kg abu.

a. gubal 270 kg @ Rp.7.000.000 = Rp.1.890.000.000
b. kemedangan 1.350 kg @ Rp.2.000.000 = Rp.2.700.000.000
c. abu 2.700 kg @ Rp.200.000 = Rp. 540.000.000

Jumlah = Rp.5.130.000.000


3. Keuntungan 
Penerimaan – Biaya = Rp.5.130.000.000 – Rp. 74.575.000 = Rp.5.055.425.000

Rata-rata perpohon gaharu umur 5 tahun dengn masa inokulasi 1 tahun (tahun ke-6 sampai tahun ke-7), menghasilkan 25 juta rupiah lebih.

Jadi, dari investasi sebanyak 74 jutaan, berpotensi menghasilkan 5 milyar rupiah dalam kurun waktu 6 sampai dengan 7 tahun.

DIATAS CUMA ANALISA SAJA.

Saya menawarkan paket investasi kebun GAHARU. PERHEKTAR dapat ditanam 1800 pohon GAHARU. Dengan biaya investasi perhektarnya Rp.107 JT. Hingga panen sekitar 7 sampai 8 tahun. Jenis GAHARU yang akan di tanam BECCARIANA. Saya memiliki lahan 14 Hektar. Bagi investor yang berminat Hubungi saya di nomor HP: 085277885428 Dengan FEBRIAN BARUS.

Jaminan investor akan menerima AKTA NOTARIS kebun tersebut. TAPI INVESTOR HANYA MEMILIKI POHON GAHARU NYA SAJA. Lahan yang digunakan tetap milik saya.

Saya dari pihak pengelolah meminta bagi hasil panen.
INVESTOR MENDAPATKAN HASIL 60% DAN SAYA MENDAPATKAN HASIL 40% dari keuntungan.

SEMUA DIBUAT DIHADAPAN NOTARIS.